Pengertian dan Fungsi Protokol Komunikasi


Pengertian

Sebelum ke protokol komunikasi, perlu diketahui dahulu pengertian dari protokol. Definisi dari protokol sendiri adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur. Nah sekarang baru membahas protokol komunikasi. Seperti pada pengertian di atas, protkol merupakan sebuah aturan atau standar. Jadi, protokol komunikasi adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur dan mengijinkan terjadinya suatu hubungan, komunikasi, ataupun perpindahan data antara dua komputer atau lebih.

Fungsi

Setelah mengetahui pengertian dari protokol komunikasi, maka kamu perlu juga mengetahui apa fungsinya. Nah, fungsi protokol komunikasi ini dapat dibagi menjadi dua, yakni fungsi umum dan fungsi khusus. Fungsi umum dari protokol komunikasi adalah sebagai penghubung dalam proses komunikasi data sehingga proses pertukaran data dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sedangkan fungsi khususnya adalah sebagai berikut :

Fragmentasi dan Reassembly
Yang dimaksud fragmentasi di sini adalah proses membagi informasi/paket yang akan dikirim menjadi beberapa bagian/segmen. Sementara reassembly adalah fungsi protokol untuk menyusun kembali informasi/paket yang terbagi - bagi tadi menjadi satu bagian yang utuh kembali. Proses fragmentasi berlangsung pada sisi pengirim, sementara proses reassembly berlangsung pada sisi penerima.

Enkapsulasi dan Deenkapsulasi
Enkapsulasi adalah proses pembungkusan sebuah paket yang akan dikirim. Sebuah paket pada dasarnya memiliki sebuah header yang berisi alamat pengirim dan alamat penerima. Setelah paket diberi header, maka selanjutnya paket di-enkapsulasi kemudian dikirim. Sementara deenkapsulasi merupakan proses sebaiknya, yakni membuka bungkus dari sebuah paket yang diterima untuk kemudian disatukan dengan potongan paket yang lain.

Membangun dan Menjaga Konektivitas
Sebuah protokol juga berfungsi untuk membangun sebuah koneksi antara pengirim dan penerima. Sebelum terjadi proses pengeriman data, maka protokol akan membangun sebuah koneksi dulu antara penerima dengan pengirim. Apabila penerima setuju, maka proses transfer data/paket dapat dilakukan. Akan tetapi apabila koneksi yang dibangun oleh protokol gagal, maka proses transfer data/paket tidak dapat dilakukan. Apabila proses transfer data tengah berlangsung, maka disitu protokol bertugas untuk menjaga koneksi antara pengirim dan penerima agar data/paket yang dikirim dapat berjalan dengan lancar. Apabila koneksi yang terbangun tiba - tiba hilang, maka data/paket yang diterima tidak akan utuh (cacat).

Flow Control
Fungsi flow control adalah fungsi mengatur jalannya data dari pengirim ke penerima. Fungsi ini berkaitan dengan fungsi "Membangun dan Menjada Konektivitas".

Error Checking
Yaitu pengecekan error dari setiap data/paket yang diterima. Apabila data yang diterima tidak utuh ataupun terdapat kerusakan, maka penerima akan meminta data/paket tersebut untuk dikirim ulang.

Pelayanan Transmisi
Yakni memberikan pelayanan untuk mengirimkan data dari satu komputer ke komputer lain atau ke beberapa komputer sekaligus.

catatan : fungsi di atas merupakan fungsi dasar dari sebuah protokol, karena tidak semua protokol memiliki fungsi di atas. 

- berkomentarlah yang baik dan membangun -


Please comment wisely and support the author :)